Jatuh Hati Butuh Alasan

Aku berusaha mencari alasan untuk tidak menyukaimu.
Hampir mustahil mengingat bagaimana sempurnanya kamu.
Hari-hari yang kita lalui bersama meski tak mengucap satupun kata.
Wajah merah merona yang menyiratkan manisnya kehidupan.
Kulit putih mulus yang tak tersentuh kesusahan.
Begitulah kamu kugambarkan.
Hari demi hari kulewati dengan bahagia juga menyiksa.
Diam-diam hanya memperhatikan, sambil mengumpulkan keberanian,
untuk menyapamu.
Aku masih menunggu saat itu tiba.
Semoga kita bisa saling mengenal.
Karena aku butuh lebih banyak alasan.
Untuk jatuh hati kepadamu wahai perempuan.
Yang kunantikan seiring dengan panas dan hujan yang mulai silih bergantian.

Comments

Popular posts from this blog

Strategi Bisnis UMKM di Tengah Pandemik

Fase Tidak Menentu

Dilematis Pembelajaran Online ditengah Pandemi